Koto Baru, Humas - Lembaga Didikan Subuh (LDS) Kecamatan Kubung menggelar pertemuan menyusj program kerja tahun 2026, Minggu (15/2) di rumah makan Kuliner Ibu, Koto Baru.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh 29 pembina Madrasah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se kecamatan Kubung ini, sepakat memasukan Ekoteologi sebagai program kerja yang akan dilaksanakn oleh masing-masing MDTA anggota LDS Kubung nantinya.
"Saat ini dikecamatan Kubung ada 23 MDTA namun yang aktif di kegiatan Lembaga Didikan Subuh (LDS) hanya 17 dengan jumlah guru seluruhnya 80 orang," ujar Muhamad Tantawi, S.Pd, Ketua LDS Kubung.
Ia berharap ditahun 2026 ini, kegiatan LDS Kubung berjalan lancar dan setiap MDTA juga berinovasi menarik para santri untuk rajin dan giat mengikuti Didikan Subuh rutin ditempat masing-masing dan Didikan Subuh Gabungan sekali sebulan seperti sudah berjalan selama ini.
Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) Kantor Kemenag Kabupaten Solok, H. Hadi Sulman yang turut hadir dalam pertemuan ini menyampaikan Asta Protas Kementerian Agama yang salah satunya Penguatan ekoteologi.
"Ekoteologi adalah penguatan cinta lingkungan berdasarkan ilmu agama, ada beberapa ayat Al Qur'an yang dijadikan rujukan untuk menumbuhkan semangat cinta lingkungan dan menjadi dasar tindakan menjaga ekasrian alam." ujar H. Hadi Sulman.
Diharapkan dengan pendekatan ilmu agama yang disetai tindakan nyata terhadap lingkungan sejak usia dini, dapat menumbuhkan kesadaran untuk menjaga dan merawat alam agar tetap asri bagi generasi penerus nantinya.
Menutup arahannya, H. SUlman mengajak para kepala MDTA dan Guru untuk menjadi pioner cinta lingkungan yang dimulai dari pendidikan keagamaan khususnya MDTA.
Selain membahas ekoteologi, beberapa program lainnya turut dibahas dalam pertemuan ini diantaranya Tadabur alam. Fendi